Struktur Sosial pada Rumah Pejabat Tinggi Perkebunan Zaman Hindia Belanda di Jawa Bagian Barat

Lia Nuralia


Abstract


This paper aims to reveal the social structure on the high officials of plantation residence in west part of Java. This paper is based on research reports using archaeological research methods, explaining about the architecture, layout, materials, and technology used to determine the symbolic meaning behind the physical form of the building. Structure concept and non-verbal communication concept can explain that the high officials of plantation residence is a central building in the plantation emplacement. The residence as a symbol of great power, especially in the plantation environment that still exist until now.


Tulisan ini bertujuan mengungkap struktur sosial pada rumah pejabat tinggi perkebunan peninggalan zaman Hindia Belanda di Jawa bagian barat. Tulisan ini berdasarkan laporan hasil penelitian yang menggunakan metode penelitian arkeologi, menjelaskan tentang arsitektur, tata letak, bahan, dan teknologi yang digunakan untuk mengetahui makna simbolik dibalik wujud fisik bangunan. Structure concept dan non-verbal communication concept dapat menjelaskan bahwa rumah pejabat tinggi perkebunan merupakan bangunan sentral dalam emplasemen perkebunan. Rumah tersebut sebagai simbol kuasa besar, terutama di lingkungan perkebunan yang masih eksis sampai sekarang.


http://dx.doi.org/10.24832/kapata.v13i1.374

Keywords


Struktur sosial, rumah pejabat tinggi perkebunan, Jawa bagian Barat

   

Full Text:


PDF
      

Article Metrics

Abstract views: 1885 | PDF views: 1397 | Total views: 3282
    Crowdsourcing

References


Adimiharja, Kusnaka, & Purnama Salura. (2004). Arsitektur Dalam Bingkai Kebudayaan. Jakarta: Architecture and Communication.

Boomgaard, Peter. (2004). Anak Jajahan Belanda, Sejarah Sosial dan Ekonomi Jawa 1795-1880. Terjemahan Monique Soesman, Keosalah Soebagyo Toer. Jakarta: KITLV-Jakarta dan Djambatan.

Cassela, Eleanor Conlin. (2005). Social Workers: New Diretions in Industrial Archaeology. In James Symonds (Ed.), Industrial Archaeology: Future Directions (pp. 3-32). Washington DC: Springer Science and Business Media Inc.

Darmodiharjo, Darji. (1995). Pokok-pokok Filsafat Hukum: apa dan bagaimana filsafat hukum Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Fletcher, Rolland. (1989). The Massages Of Mareial Behaviour: A Preliminary Discussion Of Non-Verbal Meaning. In Ian Hodder (Ed.), The Massages Of Things: Material Culture and Symbolic Expression (pp. 33-44). London and New York: Routledge.

Gill, Ronald. (2002). Perumahan Kota Gaya Belanda. Dalam Tjahjono Gunawan (Penyusun). In Karsono H. Saputra et.al. (Ed.) Indonesian Heritage Jilid 6: Arsitektur (pp. 112-113). Jakarta: Buku Antar Bangsa Untuk Grolier Internasional, Inc.

Handinoto. (2010). Arsitektur dan Kota-Kota di Jawa pada Masa Kolonial. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Handinoto. (1996). Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya 1870-1940. Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Petra Surabaya Andi Offset.

Hodder, Ian. (2013). The Contextual Analysis Of Symbolic Meanings. In Susan M. Pearce (Ed.), Interpreting Objects and Collections. London and New York: Routledge.

Ismet. (1970). Daftar Tanah-Tanah Perkebunan di Indonesia (The List of Estates Throughout Indonesia). Bandung: Biro Sinar C.V.

Kartodirdjo, Sartono, & Djoko Surjo. (1991). Sejarah Perkebunan di Indonesia, Kajian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Aditya Media.

Littlejohn, Stephen, & Foss. (2008). Theories of Human Communication, (9th Ed.). Belmont: Thomson Wadsworth.

Nuralia, Lia. (2009a). Gedung Juang ’45 (Gedung tinggi) Bekasi: Mengkaji Jejak Sejarah dan Arkeologi Periode Kolonial. In Agus Aris Munandar (Ed.), Widyamala, Arkeoklogi dan Masyarakat (pp. 92-112). Jatinagor: Al-Qaprint.

Nuralia, Lia. (2009b). Bangunan Pabrik Kakao dan Kantor Afdeling Perkebunan Bunisari Lendra: Bangunan Kuna di Garut Selatan dalam Perspektif Sejarah dan Arkeologi. In Supratikno Rahardjo (Ed.), Arkeologi Pengelolaan Sumber Daya Budaya (pp. 75-94). Jatinagor: Al-Qaprint.

Nuralia, Lia, & Nanang Saptono. (2012). Research Report: Bangunan Kolonial di Lokasi Perkebunan Cisalak Baru-Bantarjaya dan Sekitarnya, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Bandung: Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Pengembangan Sumber Daya, Balai Arkeologi Bandung.

Nuralia, Lia. (2013a). Jejak-Jejak Akivitas Budaya Kawasan Perkebunan Cisalak Baru-Bantarjaya, Kabupaten Lebak. Purbawidya, 2(1), 50-66.

Nuralia, Lia. (2013b). Menara Loji dan Makam Mimosa: Jejak Sejarah Bekas Kawasan Perkebunan Jatinangor Abad XIX-XX. Prosiding Seminar Nasional dalam Rangka 100 Tahun Purbakala 2013, (pp. 38-49).

Nuralia, Lia, et. al. (2013c). Research Report: Bangunan Kolonial Perkebunan Gunung Mas, Kabupaten Bogor dan Sekitarnya, Provinsi Jawa Barat. Bandung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pusat Arkeologi Nasional, Balai Arkeologi Bandung. Unpublish.

Nuralia, Lia. (2014a). Arsitektur Transisi pada Rumah Dinas Administratur Perkebunan Teh Ciliwung di Cisarua Kabupaten Bogor. Makalah. Prosiding Seminar Nasional Arkeologi, (pp. 107-117).

Nuralia, Lia, et. al. (2014b). Research Report: Bangunan Kolonial Perkebunan Batulawang di Kabupaten Ciamis dan Sekitarnya, Provinsi Jawa Barat. Bandung: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Balai Arkeologi Bandung. Unpublish.

Nuralia, Lia. (2015). Peran Elite Pribumi dalam Eksploitasi Kapitalisme Kolonial: Komparasi Antara Prasasti dan Arsip. Purbawidya, 4(1), 39-54.

Nuralia, Lia. (2016a). Situs Perkebunan Cisaga 1908-1972: Kajian Arkeologi Industri tentang Kode Budaya Kolonial. Universitas Indonesia.

Nuralia, Lia. (2016b). Permukiman Emplasemen Perkebunan Batulawang di Afdeling Lemahneundeut di Ciamis, Jawa Barat. Purbawidya, 5(1), 29-48.

Niel, Robert van. (1984). Munculnya Elit Modern Indonesia. Zahara Deliar Noer, & Bur Rasuanto (Ed.). Jakarta: Pustaka Jaya.

O’Malley, William J. (1988). Perkebunan 1830-1940: Ikhtisar. In Anne Booth, William J. O’Malley, & Anna Weidermann (Ed.), Sejarah Ekonomi Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Passchier, Cor. (2002). Kota Taman dan Bungalau Pinggiran Kota. In Tjahjono Gunawan (Ed.), Indonesian Heritage Jilid 6: Arsitektur (pp. 124-125). Jakarta: Buku Antar Bangsa untuk Grolier Internasional, Inc.

Pearce, Susan M. (Ed.). (2003). Interpreting Objects and Collections. London and New York: Routledge.

Pranoto, Suhartono W. (2010). Jawa Bandit-Bandit Pedesaan, Sutdi Historis 1850-1942. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sukiman, Djoko. (2000). Kebudayaan Indis dan Gaya Hidup Masyarakat Pendukungnya di Jawa (Abad XVIII - Medio Abad XX). Jogjakarta: Bentang Budaya.

Sumalyo, Yulianto. (2003). Arsitektur Klasik Eropa. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sumalyo, Yulianto. (1995). Arsitektur Kolonial Belanda di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sukada, Budi A. (2002). Kemunculan Gaya Hindia Baru. In Tjahjono Gunawan (Ed.), Indonesian Heritage Jilid 6: Arsitektur (pp. 120-121). Jakarta: Buku Antar Bangsa Untuk Grolier Internasional, Inc.

Tim Peneliti. (2009). Research Report: Permukiman Puncak-Puncak Peradaban Awal Masehi Sampai Masa Kolonial di Kabupaten Karawang, Purwakarta, Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Bandung: Balai Arkeologi Bandung. Unpublish.

Tim Peneliti. (2008). Research Report: Bangunan-Bangunan Kolonial di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Bandung: Balai Arkeologi Bandung. Unpublish.

Tim Peneliti. (2007). Research Report: Bangunan-Bangunan Kolonial di Kota Garut, Provinsi Jawa Barat. Bandung: Balai Arkeologi Bandung. Unpublish.

Wulan, Roro Retno. (2015). Komuniskasi NonVerbal Bangunan Kolonial di Perkebunan Teh Jawa Barat. Jurnal Sosioteknologi, 14(3), 221-236.


Article Metrics

Abstract views: 1885 | PDF views: 1397 | Total views: 3282

Copyright (c) 2017 Kapata Arkeologi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Copyright of Kapata Arkeologi (e-ISSN 2503-0876 p-ISSN 1858-4101). Powered by OJS. ©Designed by Mujabuddawat.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats